Tawuran Mahasiswa, Demi Memperjuangkan Apa?

Apa yang menyebabkan terjadi tawuran mahasiswa? apa karena sebuah pertandingan, pasangan, atau hanya sebuah simbol kekuatannya. Saya rasa tidak!!. Mahasiswa tidak akan sebodoh itu melakukan sebuah tawuran masal yang melibatkan sebuah institusi kampus. Faktor utamanya adalah Provokator.

Saya punya kisah yang mungkin hampir sama dengan kejadian tawuran antara Mahasiswa UKI dengan YAI. Menurut saya semuanya dilakukan oleh seorang oknum sebagai provokator yang memancing emosi mahasiswa, yang notabene jiwa solidaritas kampusnya masih kuat.

Courtesy: Detik.com

Courtesy: Detik.com



Kejadian serupa juga pernah terjadi dikampus saya sendiri antara Mahasiswa Politeknik unand + Teknik Unand dengan IKIP (sekarang UNP). Kejadiannya hanya sepele, yaitu disaat pertandingan sepakbola dikarenakan satu pelanggaran, beberapa Penonton lawan (seperti bukan mahasiswa) turun kelapangan dan memukul beberapa pemain kami, sehingga terpicu keributan dan perkelahian, padahal sebelumnya keadaan tidak begitu memanas. Provokator itu yang bertindak sebagai bahan bakar yang menyuluti emosi dari kedua belah pihak.

Jujur, yang saya rasakan dulu hanya aroma solidaritas perjuangan martabat Kampus, Walau kami hanya mahasiswa Politeknik (yang notabene sering juga tawuran dengan saudara sendiri..hehe), Tapi ada sesuatu yang diperjuangkan. Yang jadi pertanyaan apakah sebuah tawuran tersebut merupakan suatu perjuangan ??? (dulu saya bilang ya..hehe).

Mungkin sampai sekarang, itu yang harus dipertanyakan, apa yang sebenarya diperjuangkan oleh mahasiswa? Apakah sudah dibenarkan tindakan tersebut? atau itu merupakan sebuah tindakan kriminal. Tanyakan pada diri anda sendiri disaat anda pernah menjadi mahasiswa dulu dan tanyakan kepada diri anda sendiri bagi yang telah melewati itu semua.

Mungkin salah satu yang harus dilakukan dalam kasus UKI dengan YAI adalah dengan memindahkan kampus UKI salemba ke UKI Cawang. Seperti tindakan itu juga dilakukan oleh pihak Unand dengan memindahkan kampus teknik yang berada disebelah kampus IKIP ke kampus utama di Limau Manis.

5 comments so far

  1. phiy on

    hauh.. *tutup muka* malu aku ngeliat tingkah sesama mahasiswa. malu2in aja >.<

  2. bundadontworry on

    ya..h saya cuma memelas aja liat mahasiswa kok tawuran.
    apapun alasannya, mereka kan nanti yg bakal memimpin negara ini.
    segalanya bisa dibicarakan dengan kepala dingin walaupun hati panas.
    seharusnya mereka kan memberi contoh pd siswa2 yg dibawah mereka.
    kok ini malah memberi contoh yg tdk baik.
    segala kebrutalan dipamerkan.
    kasihan negeri ini, kapan mau maju?
    salam.

    • fuad on

      @phiy: hehe malu ya fi, ooo

      @bundadontworry: setuju banget mbak, dh dewasa kita baru tahu bahwa itu salah, tapi kalo dulu masih jadi mahasiswa, kok energinya bawaannya emosi. hehe

  3. alotta on

    bagi awam .,..terserah ente semua ngomong apa…
    inget ini permainan politik..kami mahasiswa cuma bisa adu fisik karena duit kami tidak cukup untuk menggulingkan sistem yang ada dimana penguasa2 dari rezim orde baru berkuasa dan manusia2 rakus dengan harta,kedudukan,dll,,,yang selalu menjajah mahasiswa yang cuma bisa belajar dari mereka..
    kami berani karena kami sudah muak dengan sistem penjajahan,,,

  4. kosmayadi on

    Oh my God……


Leave a reply